untuk waktu, bacalah..
Hai waktu, mengapa kau tak sedikit bersahabat denganku. Aku tau, kau tak pernah salah..kau masih mematuhi perintah Tuhan kita ,24 jam sehari dan tak pernah memberi lebih.
Hai waktu , ijinkan aku sedikit berkeluh kesah denganmu, masih tentang orang itu..taukah kamu,belakangan hari ini aku benar2 tidak memperlakukanmu dengan baik. Aku tidak amnesia soal ujian semester yang kurang dari 10 hari lagi. Aku tidak akan pura2 bodoh untuk tidak mengetahui bahwa aku masih bodoh dalam beberapa matkul di semester ini. Harusnya aku menyayangimu , waktu. Namun biarlah aku sedikit bercerita, berharap kamu membaca tulisanku ini dan tersenyum memahami bahwa ini semua diluar kemampuanku. Salahkan dia ,waktu.. dia yang membuatku mengabaikanmu. Dia yang sedikit mengacaukan hari-hariku.
Waktu, ingatkah kamu ketika aku pernah berbisik dan berbicara padamu, untuk sekedar berjalan lebih lama saat aku bersamanya. Bahkan memohon. Aku mencintaimu waktu, ketika dalam 24 jam-mu, aku diijinkan Tuhan untuk bisa tertawa dan beradu pandang dengan dia. Mungkin kamu mencibirku, karena kamu tau..Tuhan tak mengijinkan aku mendapatkan moment itu di tiap hari-mu.
Aku seperti kembali menjadi remaja yang labil , karena warna yang dia berikan dihidupku cuma abu2 yang menyakitkan dan membingungkan.
Waktu, kau semakin menyudutkanku.. pahamilah aku. Untuk bisa menjadi aku yang sebelum ini, aku masih membutuhkanmu. Aku berusaha, kali ini logika harus memenangkan perasaanku. Tak mudah, waktu. .maaf.







0 Response to "untuk waktu, bacalah.."
Posting Komentar