Jika muara itu laut, aku harap segera bisa mencium asinnya pantai.
If one day doesn’t meet you, it changes nothing in my life, not interfere with my day.. I’am still me and everything is still beautiful like it was. It’s just, like something missing. Because you are not too close and not even too far. I can’t explain, what you are actually.. never found the right word to describe about me and you. Just me and you, not you and me. Moving word but has big different meaning.. cause it was just me who sees you. And still.. I see you like the rain.
catatan 23 januari 12
kamu dan punggungmu
Bernyanyi berdua bertiga denganmu, dan satu teman. Hari ini. Tak menyangka kamu datang, walau hanya sebentar..walau tak bersapa, aku senang.
Hari ini, berakhir. kamu dan punggungmu tak akan lagi menutupi pandanganku. kamu dan punggungmu tak bisa lagi menjadi hiburanku saat kertas kertas itu mulai membosankan. Pernahkah punggungmu memberi tahu, aku sering memandanginya 7 hari ini. Dan kamu, yang 6 hari ini selalu datang "tepat" waktu, hanya datang menghampiri meja, berkutat dengan kertas dan bolpoin, dan pergi. Tak melihatku, tak menyapaku. Apalagi tersenyum.
Aku hanya bisa melihat punggungmu. Dan sekarang sudah tak bisa lagi.
pembicaraan semalam
untuk waktu, bacalah..
Hai waktu, mengapa kau tak sedikit bersahabat denganku. Aku tau, kau tak pernah salah..kau masih mematuhi perintah Tuhan kita ,24 jam sehari dan tak pernah memberi lebih.
Hai waktu , ijinkan aku sedikit berkeluh kesah denganmu, masih tentang orang itu..taukah kamu,belakangan hari ini aku benar2 tidak memperlakukanmu dengan baik. Aku tidak amnesia soal ujian semester yang kurang dari 10 hari lagi. Aku tidak akan pura2 bodoh untuk tidak mengetahui bahwa aku masih bodoh dalam beberapa matkul di semester ini. Harusnya aku menyayangimu , waktu. Namun biarlah aku sedikit bercerita, berharap kamu membaca tulisanku ini dan tersenyum memahami bahwa ini semua diluar kemampuanku. Salahkan dia ,waktu.. dia yang membuatku mengabaikanmu. Dia yang sedikit mengacaukan hari-hariku.
Waktu, ingatkah kamu ketika aku pernah berbisik dan berbicara padamu, untuk sekedar berjalan lebih lama saat aku bersamanya. Bahkan memohon. Aku mencintaimu waktu, ketika dalam 24 jam-mu, aku diijinkan Tuhan untuk bisa tertawa dan beradu pandang dengan dia. Mungkin kamu mencibirku, karena kamu tau..Tuhan tak mengijinkan aku mendapatkan moment itu di tiap hari-mu.
Aku seperti kembali menjadi remaja yang labil , karena warna yang dia berikan dihidupku cuma abu2 yang menyakitkan dan membingungkan.
Waktu, kau semakin menyudutkanku.. pahamilah aku. Untuk bisa menjadi aku yang sebelum ini, aku masih membutuhkanmu. Aku berusaha, kali ini logika harus memenangkan perasaanku. Tak mudah, waktu. .maaf.
I can't help
so how ?
Rain

Don't expect to much beib
Fun Fun Fun

Woke….hari ini Cuma ada kuliah cost jam 1,, niat awal mau belajar cost dulu.NIAT.weeei…cost meen, jarang2 aku mau belajar, tp nyatanya tetep aja Cuma wacana. Demi mengalihkan alibi males, mau ga mau aku tunjuk si alif sebagai penyebab ini semua karena udah ngetag foto maen2 kami semalem di FB. Lah so?? Yaiyalaah…. Karena 1 tag foto itu ajaa…aku jd sibuk ngebukain dan ngamatin foto2 lain hasil jepretan semalem *damn preketek banget* ,, dan karena itu jugaa hati ku jadi terketuk untuk ngebikin postingan ini.
Jadi…semalem (05/01/2012) kami ngumpul, dalam rangka apa yaa.. sejenis maen2 perayaan tahun baru di tanggal muda yang notabene katanya duit pesangon masih berlimpah ruah bahagia sentosa. Jarkom ngumpul jam setengah 7, tapi teuteuuuup… ga akan ada yg namanya tepat waktu . jam 7an lebih kami berangkat, 10 artis yang baru naik daun diantaranya cheche, aku, dian, arya, rian, ferdinan, asep, nandhan, riandi dan alif yang sekaligus jd fotografer kami nangkring dengan manisnya di limusin tujuan d’cost sektor 5.
Seneng? Ya seneeeng… ini hedon *??* kami pertama diawal tahun 2012 yang indah, dengan berjuta resolusi yang masih membara dihati tanpa tau apa akan terealisasi *semoga sih terealisasi*. Keme keme lah kami disana… intinya seneng dan seneng,, ditambah lg selaku calon ibu2 kece..acara kami dibumbui sama gossip menggosip yang bikin suasana jadi rame.* Sepertinya harus minta maaf dengan segera pada pihak yang menjadi korban ^^v.
Balik dari de cost,, kami lanjoot meluncur ke 7eleven depan kampus..Sebenernya dalam hati sedikit miris kenapa tempat kongkow kaya gini HARUS berdiri megah di depan Masjid segede Al-Askhar.Kenapa ga geseran dikit ke Timur deret2an sama indomaret ato kembarannya si alfamart supaya sekalian jd kembar 3*Tanya kenapa*. Disitu pun acaranya jg masih dibumbui gossip menggosip, tapi haha.. malam itu kayanya malam temen kami si Fauziah *nama samaran, karena dimalem itu dia habis dibuli2 sama kami semua..wkwkwk,, ga akan dibahas juga disini.kasian men. Ngumpul ngobrol cekakaan sampe jam 2 pagi lebih…haha,, njiir… alamat ga balik kosan lah ini. Dan emang bener,, pada akhirnya dengan sangat terpaksa dan bibir merah tersunging aku akhirnya nginep dikosan cinta laura *nama samaran* karena udh ga mungkin lg bisa masuk kosan. Udah nyampe pun kami masih aja ngegosip2 ga jelas sampe jam 4 pagi dan akhirnya sama2 tertepar layaknya seorang sleeping beauty. Itu aja sih, intinya lagi2.. seneng dan seneng.. hohoho. sekian
In To the Light ~Adhitia Sofyan
penting ga penting
blog vs tumblr
3=1+1+1
Alkisah sebuah cerita,konon...di suatu negeri antah berantah bernama Kucing Ireng,hidup 2 orang pemuda yang bersahabat baik. mereka adalah Liur, Anang, dan Ikaz. Sejak kecil sampai dewasa mereka sudah bersama.(bersama=1 rumah=kumpul kebo.Haaah!!! TIDAK...).
Singkat cerita, pada suatu hari mereka bertiga memutuskan untuk meninggalkan tempat tinggalnya , mengembara demi mencapai cinta sejati mereka masing-masing. Hal itu berawal dari mimpi yang dialami oleh Ikaz. Ikaz bermimpi didatangi oleh peri Purple Caim (cantik imut) yang mengatakan bahwa ia dan teman2nya harus segera mengembara ke arah Timur kalo gak mau jadi perjaka tua (he..he,..he..dasar peri aneh).
Then,keesokan harinya , berbekal mimpi yang nggak jelas tu,berangkatlah mereka menuju arah timur. Dalam hati mereka masing2, mereka berharap akan segera bertemu dengan belahan hati mereka. Berikut sepenggal kata hati mereka :
Anang : Oh God...please help me. Semoga gue segera bisa nemuin soulmate gue.Gue udah capek jomblo terus.Kriteria cewek idaman gue gak macem2 kug God...Gue cuma pingin punya cewek yg cantiknya kaya Luna Maya,Sexynya kaya Dewi Persik, and kalemnya kaya Sandra Dewi.Simple kan..(What??SIMPLE???)
Liur : Tuhan..Aku tau Engkau adalah Maha Pengabul Doa. Sebelum aq bertemu dengan jodohku, q ingin Engkau memberikanku cewek yg:
*cantiknya standart deh
*Bibit OK
*Bebet so pasti
*Bobot,kalo bisa jangan yg berat2,cz q udah berat
*G'perlu dari kalangan artis,cz q uah capek jd orang terkenal (hueeeekkk..!!)
Ikaz : Duh Gusti..tolonglah hamba-Mu ini. Semoga mimpi saya semalam adalah suatu petunjuk dari-Mu agar saya bisa segera menemukan separuh hati saya. Saya tidak minta jodoh yg macam2 duh Gusti...Saya hanya berharap punya jodoh seorang muslimah yg cantik,berjilbab,sabar,baik hati,tidak sombong,suka menabung,& suka bersh2.amin..(Gitu dibilang cuma??)
So,mulailah mereka mengembara ke arat Timur. Mereka mendaki gunung,menuruni lembah,menyebrang sungai,jembatan,laut,jurang,tebing,melewati sarang harimau,sarang semut,sampai harus kejar2an dengan bintanag buas ,semua mereka lakukan demi mendapatkan cinta sejati mereka masing2.
Akhirnya,suatu hari mereka bertiga sampai di sebuah negara "KUJET". Negara itu dihuni oleh wanita2 super alias wanita yang kuat,tangguh,dan tak kalah dengan laki2.(bersambung)
Nantikan kisah selanjutnya,jangan lupa kasih comment yaw..
N.B:Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Apabila ada kesamaan nama tokoh (atau mirip),kesamaan sifat, dan kesamaan2 yg lainnya,hal itu adalah hal yg disengaja dan tidak perlu dimasukkan ke dalam hati. Namanya aja juga cerita..hehehe^_^
Tiada yang terasa tak pedih
Bila sesutau tak diraih...
Tiada terasa yang tak sayang
Bila sesuatu hanya dalam lamunan...
Air mata kesejukan adalah debar kepalsuan dalam ramai khayalan...
Inilah suratan tiada datang ..
Ilham menjelang...
Ku tiada mengerti mengapa..
Sekali akan melangkah,jatuh lagi...
Kutiada menduga mengapa...
Yang membuatku dulu gelisah...
Ketika ingin kugapai
Sesuatu itu terbang
Ketika ingin kuraih
Sesuatu itu kandas dan karam
Biarlah aku terlanjur jatuh
Dalam lamunan dan angan yang tersisa
Memang itu bukan punyaku
Dan tiada pernah jadi milikku
Tapi damaikanlah hati ini
Dari resahku
chaluphschi..










